Daging Kebab Untuk Ibu Hamil, Amankah?

Bagaimanakah pengaruh daging kebab untuk ibu hamil jika dianalisis menurut ilmu kesehatan? Ada yang bilang ibu hamil sebaiknya tidak mengonsumsi kebab. Bagaimana sebenarnya?

Daging kebab untuk ibu hamil memang memberi dilema. Ada manfaat yang bisa didapat tetapi ada juga mudharat yang perlu diantisipasi.

Di satu sisi, daging kebab untuk ibu hamil bisa menjadi sumber kalori yang sangat diperlukan. Selain itu, kandungan protein dan omega 3 pada daging kebab diyakini akan sangat baik untuk perkembangan fisik dan otak janin yang ada dalam kandungan.

Masalah besar yang dimunculkan daging kebab untuk ibu hamil sejatinya ada pada tingkat kematangan daging dan bahan-bahan pendukungnya. Sebagaimana diketahui, selain berisi daging, pada septong kebab juga berisi sayur-sayuran mentah yang segar seperti kol, salad, bawang bombay, tomat, dan timun. Tak hanya itu, saus dan mayones juga melengkapi nikmatnya kebab.

Mayones untuk kebab biasanya dibuat dari telur yang masih mentah ddan minyak. Sayurannya pun mentah. Padahal ibu hamil sangat tidak dianjurkan untuk mengonsumsi makanan mentah. Ibu hamil yang mengonsumsi makanan mentah akan rawan terserang bakteri E. Coli dan Toksoplasmosis.

E. Coli adalah bakteri jahat yang bisa membuat janin mengalami infeksi serius. E Coli bisa ditemukan pada daging yang kurang matang dimasak. Sedangkan toksoplasmosis yang bisa dijumpai pada sayuran-sayuran mentah yang belum bersih bisa membahayakan tubuh janin anda.

Solusinya, jika ibu hamil tetap ingin mengonumsi kebab, sebaiknya ya buat sendiri. Pastikan daging kebab untuk ibu hamil beserta bahan-bahan lainnya matang sebelum dinikmati.
Hasil gambar untuk daging kebab untuk ibu hamil



Komentar